CTA Renalis Renal Transplant dengan temuan Stenosis Artery Illiaca Sinistra
Jadi kali ini gue akan berbagi
pengalaman ketika dapet pasien pro transplantasi ginjal atau bahasa inggirsnya
Renal Transplant. Kali ini fokus dulu ke Recipient yah. .
Sebagai RS dengan Tagline ”Urology
Center” pastinya kasus kasus sekitar perginjalan duniawi banyak disini. .
Profesor dan Urolog Senior banyak
di Siloam ASRI. .
Disini gue dan team pake CT-Scan Device
SIEMENS Perspective 64 Slice dengan dual injektor dari merk X :D
Untuk recipient atau penerima,
perjanjian tindakan CT-Renalis Artery pasti kita sesuaikan dengan jadwal HD
pasien, yah seperti yang kita tau kebanyakan pasien sudah CKD atau Chronic Kidney Disiase jadi biar abis
kena kontras bisa langsung dikakukan HD biar nggak menambah beban kerja ginjal,
kalo menurut team Urolog disini maksimal 1x24 jam pasca injeksi kontras pasien
harus HD, lebih cepat lebih baik.
Persiapan pasien nya :
1.
Stop Obat Gula (metformin) minimal 1x24 jam
2.
Puasa makan 5 jam sebelum tindakan (boleh minum air
putih)
Kontras media yang gue dan team pake
merk IomXXX konsentrat 400,volumnya disesuaikan denga berat badan, venvlon
ukuran 18 minimal 20 sih, flow rate 5.0 ml/s. Karna faktor enhancement kontras
media antara lain adalah kV/mAs, konsentrat media kontras, flow rate, venvlon
juga jadi di maksimalkan ya :D
Scanning gue dan team lakuin pada
prinsipnya mirip kaya CT scan Abdomen Kontras 3 Phase, Teknik nya kita pake
Bolus Tracking, Trigger kita set di 80 sampe 90 HU di Aorta Descendes,
instruksi expirasi, batas atas setinggi diafragma kalo bawah sampe 1/3 proximal
arteri femoralis nggak lebih dan nggak kurang kecuali team Urolog atau Radiolog
minta ditambah atau dikurang. Kenapa sampe artery femoralisnya harus terlihat? Karena
pada recipient harus dipastikan di artery femoralisnya ngga ada stenosis atau yang lain sebab nantinya ginjal dari
pendonor akan di tanam disitu. Sebelum tindakan kita pasti lakuin Informed
Consent oleh Radiolog, kita edukasi tentang radiasi juga, dosisnya dan
lain-lain.
Scanning berlangsung dari
Topogram, Abdomen Polos, Pre Monitoring, Monitoring, Artery Phase, Venous
Phase, kita pake kV 100. Di alat kami Cuma ada 3 pilihan kV 80, 110, 130 kita
pakai yang 110, so far so good ngga ada komplain ke enhancement nya sih hehe. . untuk processing nya kita pake Syngo.via VB10
Dari banyak Recipient pas pasang venvlon atau saluran buat masuk kontras 90% agak susah,enatah itu di cubiti atau di daerah lain, asumsi gue dan team sih karena pasien CKD minumnya dibatasi jadi kurang air, pembuluh darahnya jadi kecil, ditambah Pasienya puasa dan suhu di ruangan CT-Scan yang kurang lebih 19 derajat celcius wah tambah-tambah kecil itu, tapi tetep kenyamanan pasien harus kita utamakan, biar pasein tenang dan kooperatif, sabar dan komunikati wajib diterapkan disini. .
Kali ini gue share temuan di salah satu artery femoralisnya. .
Yak kurang lebih si begitu, maap
kalau ada penulisan kata atau istilah yang kurang bener hehe
bdw expertise nya by Dr.Mathelda DW Sp.RAD
Terimakasih. .




Komentar
Posting Komentar